Sudah menjadi hal yang lumrah sepertinya jika sikap warga kita yang cenderung boros dan suka menghambur-hamburkan uang, tetapi ini sepertinya tidak akan menjadi sebuah masalah besar jika warga tersebut memiliki sumber pendapatan keluarga yang besar juga, tentu saja sikap boros tersebut terlihat wajar dan sepanjang tidak mengganggu dana untuk pengeluaran bulanan, itu sah-sah saja bagi keluarganya. Yang akan jadi masalah adalah, jika di sebuah keluarga hanya memiliki pendapatan sebatas kata cukup atau bahkan kurang, maka berhati-hatilah, disinilah dibutuhkannya sebuah manajemen keuangan untuk mengkontrol pengeluaran.
Pahami Kebutuhan Keluarga
![]() |
Keluarga -Pic : public-domain-image.com |
Contoh sederhana yang lain adalah biaya untuk berobat ketika sakit, apakah anda telah menyiapkan dana untuk hal ini? atau anda benar-benar lupa atau tidak peduli?. Keldaniaz Blog pernah mendengarkan curhat seorang teman yang terkadang mengeluh tentang masalah dana kesehatan, dia terkadang sampai harus meminjam uang untuk menutupi kebutuhan keluarga yang satu ini, padahal jika saya perhatikan, gajinya seharusnya sudah cukup untuk menutupi kebutuhan keluarganya, tetapi apa yang terjadi? yah anda bisa simpulkan sendiri.
Pahami Keinginan Anda
Setiap bulan bahkan setiap hari kita menemui berbagai macam barang baru yang menggoda, misal saja hp terbaru, motor, mobil, paket liburan, film terbaru dan masih banyak lagi. Kita seringkali tergoda untuk mengeluarkan uang demi kenginan kita, ini tidak salah sepanjang anda telah menyipakan segalanya, tetapi ini akan menjadi masalah jika anda tidak memiliki dana khusus dan anda lupa akan manajemen keuangan di keluarga anda.
Kita ambil beberapa contop ringan, saat ini anda memiliki hp yang bisa untuk menelepon, SMS, chatting, internetan dan memiliki kamera, tetapi saya yakin bahwa anda sering tergoda untuk membeli hp jenis baru, inilah masalahnya. Sebenarnya jika kita renungkan, buat apa sih beli hp terbaru? toh kita masih memiliki hp yang berfungsi dengan baik, alangkah bijaknya jika kita menyimpan uang itu demi masa depan.
Contoh yang sangat menarik untuk saya bahas adalah maraknya penjualan barang secara kredit, baik itu barang elektronik, motor, mobil dan lainya. Jika anda paham betul mengenai manajemen keuangan keluarga anda, maka anda akan berhati-hati untuk membeli barang secara kredit, karena bagaimanapun, pembelian secara kredit akan mengambil uang anda secara periodik selama yang telah ditetapkan, pastikan anda memiliki dana yang cukup untuk mengambil keputusan ini.
Sudah sering saya membaca tulisan yang berisi tentang budaya hemat orang Jepang dan saya sangat kagum terhadap mereka, mereka benar-benar telah sukses menerapkan manajemen keuangan keluarga. Inilah yang patut kita contoh demi kelancaran ekonomi keluarga kita dan membina keluarga yang bahagia.
Renungkanlah baik-baik, apakah kita telah menerapkan manajemen keuangan yang baik bagi keluarga kita? atau belum sama sekali?. Catatlah pemasukan dan pengeluaran secara teliti, dan pastikan anda bisa memenuhi kebutuhan keluarga anda, dan bukan memenuhi keinginan anda. Semoga sukses.
infonya sangat bermnanfaat.. thanx udah share
BalasHapus